Meidi Rendi Kalengkian

  • Subscribe to our RSS feed.
  • Twitter
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Facebook
  • Digg

Sunday, 14 October 2012

Internet Addiction (Kecanduan Internet)

Posted on 10:23 by Unknown
    Berikut ini saya akan mengulas kembali tentang internet addiction, tentunya sebagai pengguna interenet pasti kita ingin mengetahui bagaimana apa itu internet addictionj karna internet adalah hal yang sering sekali kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari dimanapun dan dalam kondisi apapun dapat kita gunakan manfaatnya.
Baiklah tampa bertele-tele mari kita mulai membahas internet addiction memalui artikel berikut;

Selamat membaca,

Dunia maya memang memberikan sejuta kejutan kepada para penggunanya. Dengan akses yang sangat mudah dilakukan, membuat tekhnologi ini digandrungi bahkan menjadi tren dikalangan masyarakat saat ini. Sebutlah berbagai situs atau link yang dapat dengan sangat mudak diakses oleh pengguna, selain itu wabah jejaring sosial kini telah menjadi tren dikalangan masyarakat global. Dengan berbagai kemudahan dan keragaman informasi yang dapat diakses, membuat internet mempunyai daya magis tersendiri. Disamping memiliki banyak manfaat bagi pengguna, namun internet juga memberikan dampak negatif bagi para penggunanya. Dampak negatif internet ini, memberikan kecanduan kepada penggunanya untuk selalu mengunjungi situs-situs yang mereka sukai. Kegemaran untuk selalu berhadapan dengan dunia maya ini dapat dikatakan sebagai “kecanduan internet atau internet addiction”.

Internet Addiction adalah pola penggunaan internet yang maladaptive yang menghasilkan pengrusakan atau distress secara klinis yang terwujudkan dalam tiga atau lebih kriteria. Internet Addiction merupakan kelainan yang muncul pada orang yang merasa bahwa dunia maya pada layar komputernya lebih menarik dibandingkan dengan kehidupannya sehari-hari.

Kriteria untuk individu yang mengalami Internet Addiction adalah sebagai berikut :

1. Toleransi, didefinisikan dari beberapa hal berikut :
  • Demi mencapai kepuasan jumlah waktu penggunaan internet meningkat secara mecolok.
  • Kepuasan yang diperoleh dalam menggunakan internet secara terus-menerus dalam waktu yang sama akan menurun secara mencolok. Dan untuk mendapatkan waktu penggunaan seperti sebelumnya harus menggunakan internet kembali dengan peningkatan yang mencolok.
2. Penarikan Diri yang khas.
3. Internet digunakan lebih sering atau lebih lama dari yang direncanakan.
4. Terdapat keinginan yang tak mau hilang atau usaha yang gagal dalam pengendalian internet.
5. Menghabiskan banyak waktu dengan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan penggunaan internet.
6. Kegiatan-kegiatan penting dari bidang sosial, pekerjaan, atau rekreasional diberhentikan karena penggunaan internet.
7. Penggunaan internet tetap dilakukan walaupun terdapat masalah-masalah fisik, sosial, pekerjaan atau psikologis yang kerap timbul yang kemungkinan besar disebabkan atau diperburuk oleh penggunaan internet.

Menurut Young (1996), seseorang bisa disebut kecanduan pada internet apabila individu tersebut menunjukkan perilaku-perilaku tertentu. Perilaku-perilaku tersebut dibuat berdasarkan pada kriteria-kriteria kecanduan berjudi (pathological gambling) yang dapat membedakan antara orang yang kecanduan pada internet dan yang tidak sampai kecanduan. Seorang pengguna internet sudah dapat digolongkan sebagai pecandu internet bila ia memenuhi sedikitnya lima dari delapan kriteria yang disebutkan oleh Young.
Young membagi kecanduan internet kedalam 5 kategori, yaitu :
  • Cybersexual addiction, yaitu seseorang yang melakukan penelusuran dalam situs-situs porno atau cybersex secara kompulsif.
  • Cyber-relationship addiction, yaitu seseorang yang hanyut dalam pertemanan melalui dunia cyber
  • Net compulsion, yaitu seseorang yang terobsesi pada situs-situs perdagangan (cyber shopping atau day trading) atau perjudian (cybercasino)
  • Information overload, yaitu seseorang yang menelusuri situs-situs informasi secara kompulsif
  • Computer addiction, yaitu seseorang yang terobsesi pada permainan-permainan online (online games).

Sejumlah gejala pola perilaku telah dicantumkan oleh Kimberley Young, seorang peneliti tentang kecanduan internet, untuk menentukan apakah seseorang sudah digolongkan sebagai pecandu. internet adalah sebagai berikut:
  • Pikiran pecandu internet terus-menerus tertuju pada aktivitas berinternet dan sulit untuk dibelokkan ke arah lain
  • Adanya kecenderungan penggunaan waktu berinternet yang terus bertambah demi meraih tingkat kepuasan yang sama dengan yang pernah dirasakan sebelumnya
  • Yang bersangkutan secara berulang gagal untuk mengontrol atau menghentikan penggunaan internet
  • Adanya perasaan tidak nyaman, murung, atau cepat tersinggung ketika yang bersangkutan berusaha menghentikan penggunaan internet
  • Adanya kecenderungan untuk tetap on-line melebihi dari waktu yang ditargetkan
  • Penggunaan internet itu telah membawa risiko hilangnya relasi yang berarti, pekerjaan, kesempatan studi, dan karier.
  • Penggunaan internet menyebabkan pengguna membohongi keluarga, terapis, dan orang lain untuk menyembunyikan keterlibatannya yang berlebihan dengan internet
  • Internet digunakan untuk melarikan diri dari masalah atau untuk meredakan perasaan-perasaan negatif seperti rasa bersalah, kecemasan, depresi, dan sebagainya.
Internet Addiction memberikan dampak negative bagi para penggunanya. Namun hal ini bukan berarti tidak dapat dicegah. Internet Addiction dapat dicegah dengan membatasi waktu pemakaian internet serta mengetahui dan memahami website-website apa saja yang pantas untuk dikunjungi sesuai tingkatan usia. Apabila pengguna sudah dapat menyeimbangkan dirinya dalam berinternet, dampak kecanduan internet akan bisa diatasi.

Menurut McKenna & Bargh, internet merupakan salah satu cara untuk mengurangi loneliness karena internet memungkinkan seseorang dapat berinteraksi scara tidak langsung dengan seseorang lainnya di belahan dunia. Dalam menggunakan internet kita dapat mengembangkan perasaan, mendapat dukungan sosial serta mendaatkan teman baru yang baik dalam mengembangkan perasaan, jika individu menghabiskan banyak waktu di internet dimanapun ia berada, maka individu loneliness akan menyediakan waktu lebih sedikit untuk berinteraksi dengan tatap muka didunia nyata serta mengurangi kesempatan untuk lebih jauh mengenal hubunganya dengan dunia nyata.

Dibawah ini adalah beberapa cara mengatasi dan mencegah agar tidak bergantung ataupun kecanduan pada komputer dan internet:
  • Meskipun internet dan komputer memberikan pengaruh terhadap depresi, penyalahgunaan obatan-obatan, alkohol dan kecemasan. Lebih baik komputer dan internet tidak digunakan sebagai pelarian dari kondisi tersebut, ikutlah terapi penyembuhan terlebih dahulu agar tidak menjadi suatu kebiasaan atau teradiktif karenanya
  • Bila menghadapi permasalahan dalam hubungan, amarah, dan stres gunakan coping skill dalam kehidupan nyata, berusahalah melakukan sesuatu hal dengan menyelesaikan permasalahan tersebut terlebih dahulu, gunakan internet hanya sebagai mencari tahu tips-tips yang bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan pilihlah website yang bisa dipercaya dalam memberikan solusi menghadapi permasalahan tersebut
  • Mengikuti kegiatan-kegiatan sosial dan kemasyarakatan dalam kehidupan sehari-hari akan lebih nyata dibandingkan didapat di internet, dukungan dan support secara langsung atau dukungan moril akan mudah didapat dalam kehidupan nyata, disamping itu, berhubungan atau melakukan kontak sosial secara langsung akan mengatur perilaku individu sesuai dengan norma dan batasan yang berlaku di dalam masyarakat dan hal ini berbeda jauh dengan aturan-aturan di cyberspace
  • Jangan melakukan registrasi pada jenis website yang sama. Tidak perlu melakukan registrasi pada website social networking (seperti Facebook, Twitter, Myspace, dll) yang mempunyai fitur dan fasilitas yang mirip bila tidak perlu. Website-website tersebut akan mengikat Anda untuk terus melakukan online.
  • Sebelum melakukan online, tentukanlah tujuan terlebih dahulu, tentukan batas waktu yang kira-kira akan terpakai, misalnya tujuan Anda online untuk mengecheck email dan kira-kira membutuhkan waktu 15-20 menit, maka Anda tidak perlu melakukan surfing hingga melebih batas waktu tersebut, banyak individu kesulitan mengontrol perihal ini, kebanyakan mereka mengatakan akan online beberapa menit, tetapi menghabiskan waktu berjam-jam lamanya
  • Komputer masih menyala dan melakukan online, rasanya sangat sulit untuk berhenti. Terlalu banyak hal-hal yang ingin dan belum dilakukan, seperti pekerjaan yang tidak akan terselesaikan, Anda bisa mengatur waktu pemakaian komputer untuk turn off dengan sendirinya, atau berhenti koneksi internet setelah settingan waktu yang Anda inginkan.
  • Lakukan aktivitas tertentu bila Anda merasa bosan, jadikanlah komputer sebagai alternatif terakhir sebagai sarana penghibur. Olahraga, mengikuti kerja sosial, mengunjungi orang sakit, aktivitas lain yang melibatkan atau berhubungan dengan orang lain dapat dilakukan dan lebih bermanfaat dalam meningkatkan kecerdasan intra-interpesonal.

Berikut ini adalah tips untuk dapat mengobati internet addiction:
1. Atur waktu online.
Cara paling mudah adalah menggunakan stopwatch atau alarm untuk mengontrol penggunaan internet. Beri jatah waktu untuk mengakses facebook atau twitter.

2. Gunakan teknologi ‘primitif’.
Dapat pesan di inbox facebook? balas dengan menelponnya, terkesan lucu, aneh dan primitif? ya memang, namun dengan telepon kita benar-benar berinteraksi dengan manusia.

3. Sosialisasi offline.
Keluarlah, jangan hanya menjadi orang yang memiliki banyak follower di twitter namun tidak memiliki pergaulan di dunia nyata. Ikuti acara-acara komunitas atau desa kemudian berbaurlah. Jangan hanya ramai berkicau di twitter namun saat bertatap muka secara langsung tidak bisa berinteraksi dengan baik.

4. Batasi penggunaan jejaring sosial.
Apakah anda termasuk tipikal orang yang memiliki semua layanan jejaring sosial di internet? mulai Facebook, MySpace, Google+, Digg atau yang lainnya? Jika iya, maka mulailah membatasi menggunakan layanan tersebut, jangan aktif di banyak layanan yang memiliki fungsi sama.
Contoh: Pilih Facebook atau MySpace, jangan keduanya atau pilih Digg atau Stumble Upon

5. Pahami prioritas.
Jika anda berada di kantor, prioritas anda adalah menyelesaikan pekerjaan. Bermain-mainlah dengan jejaring sosial saat istirahat atau waktu kosong. Jangan membuang waktu setiap menit ganti profil picture atau status di BBM.

6. Uninstall aplikasi di handphone.
Sebenarnya anda tidak terlalu membutuhkan aplikasi Facebook atau twitter di handphone anda, kecuali jika anda memang bekerja dengan keduanya. Hapus aplikasi tersebut, jangan sampai anda diputusin pasangan karena blackberry.

7. Habiskan waktu dengan keluarga, sahabat atau orang tercinta.
Saat memiliki waktu luang, akan lebih berharga untuk menghabiskannya dengan keluarga, sahabat atau orang tercinta dibandingkan dengan update status di facebook atau mencari kenalan lewat Yahoo Messenger.

    Artikel diatas menjelaskan bahwa internet addiction adalah sesuatu yang dapat menyerang setiap orang yang menggilainya dan dapat memberi dapak negatif karna pengaruh sihirnya yang ditinjau dari beberapa penjelasan dari para pakar psikologi. Dan dalam artikel diatas diberikan beberapa tips untuk mengobati internet addiction bagi setiap diri kita yang terjangkit olehnya serta kriteria seseorang yang mengalami internet addiction.
Pertanyaannya adalah; “Apakah anda adalah seorang yang tergolong mengalami internet addiction?” jika iya, selamat mencoba tips untuk mengobatinya.


Sumber:
http://dedeh89-psikologi.blogspot.com/2012/10/internet-addiction.html
http://nisaicha-chaerunnisa.blogspot.com/2012/10/internet-addiction-kecanduan-internet.html
http://pelitha.blogspot.com/2012/10/internet-addiction.html
http://lifehacks.web.id/7-cara-mengobati-kecanduan-sosial-media


Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Posted in | No comments
Newer Post Older Post Home

0 comments:

Post a Comment

Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts

Blog Archive

  • ►  2013 (18)
    • ►  November (10)
    • ►  June (3)
    • ►  April (2)
    • ►  March (3)
  • ▼  2012 (17)
    • ►  November (2)
    • ▼  October (7)
      • Manfaat Positif dan Negatif Internet
      • Kelompok kerja virtual
      • Polaritas Kelompok
      • Komunitas Online
      • Internet Addiction (Kecanduan Internet)
      • Dampak Positif dan Dampak Negatif Internet
      • Mengapa Manusia Membutuhkan atau Tidak Membutukan ...
    • ►  September (8)
Powered by Blogger.

About Me

Unknown
View my complete profile